Label 3

Pyrantel Pamoate - Kegunaan, Dosis, Efek Samping

Pyrantel Pamoate berikatan dengan reseptor asetilkolin tipe nikotinik sehingga terjadi penghambatan depolarisasi otot polos cacing menjadikan cacing akan paralisis dalam keadaan kaku. Selain itu Pyrantel Pamoate juga menghambat kolinesterase.

Pirantel Pamoat

Struktur Kimia Pyrantel Pamoate 
Pirantel pamoat

Indikasi:
Pyrantel Pamoate digunakan untuk pengobatan cacing Enterobius vermicularis, Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura, dan Ancilostoma duodenale.

Kontraindikasi:
Hipersensitif terhadap Pyrantel Pamoate

Dosis dan Cara Pemakaian:
Dosis Pyrantel Pamoate untuk anak dan dewasa untuk pengobatan cacing Ascaris lumbricoides, Enterobius vermicularis atau Trichostrongyliasis, 11 mg/kg BB dosis tunggal maksimum 1 gr dan pemberian untuk seluruh keluarga yang berkontak dengan pasien. Enterobius vermicularis pengobatan diulangi setelah 2 minggu. 
Cara pemberian: oral bersama jus dan susu.
Lama penggunaan: sesuai petunjuk pada dosis.

Efek Samping Pyrantel Pamoate:
  1. Susunan syaraf pusat, Demam, sakit kepala, pusing
  2. Kulit: Rash
  3. Saluran cerna, Kram abdomen, diare, mual dan muntah, anoreksia dan tenesmus.
  4. Hepatik, Gangguan enzim hepar
  5. Neuromuskuler, Letih dan lesu.

Peringatan dan Perhatian:
  1. Hati-hati penggunaan Pyrantel Pamoate pada pasien dengan gangguan hati, anemia, malnutrisi, ibu hamil.
  2. Faktor risiko C pada kehamilan.
  3. Tidak boleh diberikan pada usia kurang dari 2 tahun.
  4. Interaksi dengan obat lain menurunkan efek Piperazin

Bentuk dan Kekuatan Sediaan:
1. Suspensi dalam bentuk garam pamoat dalam botol 30 ml, 60 ml dan 240 ml.
2. Tablet sebagai garam pamoat 180 mg/Tablet.

Penyimpanan dan Stabilitas:
Stabilitas: dipengaruhi oleh sinar matahari langsung, lindungi dari cahaya matahari langsung

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pyrantel Pamoate - Kegunaan, Dosis, Efek Samping"

Posting Komentar